Siapa menabur interes akan menuai sukses

Parlindungan Pardede

parlpard2010@gmail.com

Apa yang mendorong Thomas Alfa Edison ketika berusia delapan hingga sebelas tahun begitu getol membaca hingga semua buku yang yang tersedia di perpustakaan di kotanya, termasuk karya-karya Sastra Inggris, Sejarah Amerika, dan buku-buku ilmiah habis dilalapnya? Mengapa Lionel Messi rela menguras tenaga dan tetap bersemangat berlatih sepakbola setiap hari sejak dia berusia empat tahun hingga saat ini? Berbagai penelitian tentang motivasi menunjukkan kedua orang tersebut merupakan contoh individu yang berhasil mengembangkan minat (interest) pada bidang tertentu. Dalam semua jenis profesi, pekerjaan dan aktivitas(termasuk dalam pembelajaran), minat berperan sentral dan mempengaruhi keberhasilan. Minat memicu sikap positif dan mendorong seseorang untuk memberi perhatian atau terlibat dalam hal yang diminati. Makalah ini membahas pengertian dan dua jenis minat, dan bagaimana menggunakannya untuk sukses dalam studi.

getol membaca hingga semua buku yang yang tersedia di perpustakaan di kotanya, termasuk karya-karya Sastra Inggris, Sejarah Amerika, dan buku-buku ilmiah habis dilalapnya? Mengapa Lionel Messi rela menguras tenaga dan tetap bersemangat berlatih sepakbola setiap hari sejak dia berusia empat tahun hingga saat ini? Berbagai penelitian tentang motivasi menunjukkan kedua orang tersebut merupakan contoh individu yang berhasil mengembangkan minat (interest) pada bidang tertentu. Dalam semua jenis profesi, pekerjaan dan aktivitas(termasuk dalam pembelajaran), minat berperan sentral dan mempengaruhi keberhasilan. Minat memicu sikap positif dan mendorong seseorang untuk memberi perhatian atau terlibat dalam hal yang diminati. Makalah ini membahas pengertian dan dua jenis minat, dan bagaimana menggunakannya untuk sukses dalam studi.

Minat merupakan perasaan yang mendorong seseorang menyukai, peduli, menghargai, memberikan perhatian, dan terlibat dalam suatu aktivitas, objek, atau fenomena. Dalam kehidupan sehari-hari, jika kita berminat pada sesuatu, kita akan peduli, menyukai, menghargai, menganggap penting, ingin tahu lebih banyak, dan secara sukarela memberikan waktu dan tenaga untuk hal itu. Minat terlihat dalam ungkapan-ungkapan seperti “Saya suka bermain tennis”,“Minatnya dalam pelestarian lingkungan hidup tinggi”, atau “Saya suka musik Jazz”. Minat terdiri dari dua jenis: individual dan situasional (Renninger,2000). Minat individual bersifat permanen, bertahan lama, dan menggambarkan karakter si pemilik. Minat Edison terhadap membaca dan minat Messi terhadap sepakbola telah berkembang sedemikian rupa hingga kapanpun, di manapun, dan dalam situasi apapun, mereka akan terdorong melakukan aktivitas membaca atau bermain sepakbola. Sebaliknya, minat situasional bersifat sementara dan bergantung pada situasi. Ada orang yang memilih menonton televisi di waktu libur. Namun ketika dia memiliki peralatan karaoke, dia melupakan siaran TV dan memilih berkaraoke. Di liburan yang lain, mungkin juga dia memilih pergi ke tempat wisata.

Minat situasional dapat dikembangkan menjadi minat personal dengan cara mengembangkan tiga faktor yang berkontribusi terhadap pengembangan minat: pengetahuan, emosi positif, dan nilai-nilai personal (Hidi& Renninger, 2006). Seseorang yang terus menerus menambah pengetahuan dan berlatih memainkan piano pada akhirnya akan semakin berminat memainkan alat musik tersebut. Peningkatan  pengetahuan dan keterampilan itu juga akan mengembangkan emosi positifnya terhadap piano karena dia semakin kompeten dan mahir memainkannya. Selain itu, semakin lama dia belajar dan berlatih piano, besar kemungkinan dia akan menemukan jati diri (nilai-nilai personal) dalam aktivitas itu. Minat membaca dalam diri Edison tidak tumbuh begitu saja. Pada awalnya, Ayahnya memberi upah satu penny setiap kali dia selesai membaca sebuah buku. Lama kelamaan, aktivitas membacanya berlangsung otomatis. Dia tidak perlu lagi diupah untuk membaca. Bahkan, jika sehari dilalui tanpa membaca, hidup terasa tidak lengkap.  Minat membaca Edison memberikan wawasan luas kepadanya tentang sains hingga mendorongnya membangun laboratorium sendiri untuk bereksperimen. Hasilnya, dia dicatat sebagai penemu terbesar di Amerika Serikat dan menghasilkan 1.093 paten. Minat Mesi juga tidak tumbuh sendiri. Dia menyukai sepakbola karena sering melihat ayahnya melatih sepakbola dan dia melibatkan diri dalam latihan dan permainan sepakbola. Minat yang besar yang ditunjang dengankemauan kuat untuk berlatih akhirnya membuat Mesi dikenal sebagai salah satu pesepakbola terhebat yang pernah ada.

Minat sungguh berperan penting dalam kesuksesan seseorang, termasuk dalam pembelajaran. Mahasiswa yang mempelajari suatu mata kuliah tanpa minat tidak akan berhasil menguasai subjek itu. Hidi (1990) menjelaskan minat terhadap suatu topik merupakan kekuatan mental yang meningkatkan pembelajaran serta menghasilkan kinerja dan capaian yang lebih tinggi. Peran sentral minat untuk keberhasilan tidak terbatas hanya pada bidang tertentu, tetapi pada semua disiplin ilmu. Penelitian Schiefele, Krapp, & Winteler (1992) menunjukkan bahwa minat individu mahasiswa berkorelasi dengan kinerja akademik dan praktikum di laboratorium. Oleh karena itu, setiap mahasiswa yang ingin sukses wajib mengembangkan minat terhadap bidang ilmu dan setiap mata kuliah yang dipelajari. Mahasiswa yang berminat tinggi pada bidang yang dipelajarinya akan merasa kehilangan besar jika menghabiskan waktu tanpa mengerjakan sesuatu yang terkait dengan perkuliahannya.

Pengembangan minat dapat dilakukan dengan mudah. Setiap mahasiswa hanya perlu menempuh tiga langkah. Pertama, menambahkan pengetahuan tentang setiap mata kuliah yang dipelajari sebanyak mungkin. Jika dosen menyuruh mahasiswa mempelajari lima buku teks untuk satu mata kuliah, mahasiswa wajib menguasai lima buku itu dan sekaligus menambah lima buku teks atau artikel lain yang relevan. Dengan demikian pengetahuannya semakin luas dan, pada saat yang sama, minatnya semakin meningkat. Kedua, mengembangkan dan memuaskan rasa ingin tahu tentang topik yang dipelajari. Rasa ingin tahua dalah mesin turbo pikiran. Semakin besar rasa ingin tahu seseorang, semakin aktif dia berupaya untuk memuaskannya dan semakin tinggi emosi positifnya. Ketiga, mencari tahu manfaat yang akan diperoleh jika dia menguasai mata kuliah yang sedang dipelajari. Dengan memahami hubungan antara suatu mata kuliah dengan karir dan masa depan, nilai-nilai personal mahasiswa terhadap mata kuliah itu pasti meningkat.  Seorang mahasiswa fakultas pendidikan yang sedang mempelajari mata kuliah “online learning”, misalnya, dapat membayangkan bagaimana keterampilan menyelenggarakan “online learning” akan memampukan dia menjadi guru internasional, mendidik banyak siswa di berbagai penjuru dunia.  

Paparan di atas menunjukkan setiap siswa/mahasiswa yang ingin sukses dalam perkuliahan harus terlebih dahulu mengembangkan minat terhadap bidang ilmu yang ditekuninya. Tanpa minat semua aktivitas pembelajaran akan berlangsung secara terpaksa, dan apapun yang dilakukan karena terpaksa tidak akan bermakna. Akibatnya, waktu empat tahun atau lebih yang dihabiskan di universitas terbuang sia-sia.   Jika saat ini Anda seorang siswa atau mahasiswa yang belum memiliki minat setinggi Edison atau Mesi, kembangkanlah interes (minat) Anda sebelum terlambat. Yang perlu Anda lakukan hanyalah meningkatkan pengetahuan, emosi positif, dan nilai-nilai personal. Siapa menabur interes, dia akan menuai sukses. (Jakarta, 29 November 2018).

Referensi

Hidi, S. (1990). Interest and its contribution as a mental resource for learning. Review of Educational Research, 60, 549–571.

Hidi, S., & Renninger, K. A. (2006). The four-phase model of interest development. Educational Psychologist, 41, 111–127.

Renninger, K. A. (2000). Individual interest and its implications for understanding intrinsic motivation. Dalam C. Sansone & J. M. Harackiewicz (Eds.), Intrinsic and Extrinsic Motivation: The Search for Optimal Motivation and Performance (hh. 373–404). San Diego, CA: Academic Press, Inc.

Schiefele, U., Krapp, A., & Winteler, A. (1992). Interest as a predictor of academic achievement: A meta-analysis of research. Dalam K. A. Renninger, S. Hidi & A. Krapp (Eds.), The Role of Interest in Learning and Development (hh. 183–211). Hillsdale, NJ: Erlbaum.

8 Comments

  1. Name : Enny Milenia Pasgor
    NIM : 1812150020

    I think if we have interest we can have goals. Like Thomas Alfa Edison and Lionel Messi they have a very keen interest and are very zealous in achieving their goals. If we want to succeed as they do, we must also have interests and keep trying, trying to achieve our goals will help us to achieve what we want. So, I agree with this article what do we plant that we reap.

    Like

    1. Hi Enny, since interest is essential, I hope all people, including you and me, are interested in what they have decided to study and do. If not, it is a must to immediately find the interesting aspects of these activities/things.

      Like

  2. I think it’s the best in our lives. To succeed, it’s not just to stay still. Even if you fail, you need something to try again. And the result is a success.

    Like

  3. I agree with sir parlin. I think it’s the best in our lives. To succeed, it’s not just to stay still. Even if you fail, you need something to try again. And the result is a success.

    Like

  4. I agree with this article. I had experienced with people in my environment they think learning another language is very difficult, because when they was child they also know about their mother tongue…
    And they received many subjects I think there is the reason why every students were failed learn english language.
    If learning process in Indonesia like learning process in UK and USA just focus one subject in my opinion I think the students in Indonesia can easy to learn english language. Not only english language but they can learn many language in this world..

    Like

Leave a Reply to Natalia herawati Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.