Ingin menjadi pribadi unggul? Proaktiflah!

Parlindungan Pardede

parlpard2010@gmail.com

Dalam sebuah forum saya pernah ditanya,“Apa yang membuat seorang mahasiswa unggul?” Pertanyaan ini langsung memicu profil empat mahasiswa yang saya anggap unggul di benak saya. Mereka mengikuti matakuliah berbeda yang saya ampu di era yang berbeda. Setelah mencermati rencana pembelajaran (RP) saya bagikan di sesi pertama kelas Pemahaman Lintas Budaya (Cross Cultural Understanding) pada akhir 1990-an, Donna (nama samaran) mengajukan tiga pertanyaan yang jawabannya sangat membantunya untuk mengembangkan pemahaman setiap topik perkuliahan dan menyelesaikan tugas tengah dan akhir semester dengan baik. Mahasiswa kedua dan ketiga adalah peserta mata kuliah Penelitian Bahasa dan Pengajaran Bahasa Inggris (Research in ELT) di tahun 2000-an. Setelah perkuliahan berlangsung tiga sesi, Johan dan Tini (nama samaran) menemui saya dan memohon untuk terlibat dalam proses penelitian yang sedang saya lakukan. Keikutsertaan dalam penelitian saya, mereka yakini, akan membantu mereka menguasai konsep dan praktik meneliti. Mahasiswa keempat, Joshua (nama samaran),mengikuti kelas Scientific Writing di tahun 2008. Kegemarannya berselancar di internet mendorongnya untuk mengusulkan penggunaan blog sebagai sarana pembelajaran menulis yang interaktif dan paperless. Dia bahkan mengajarkan saya cara membuat dan mengelola wordpress. Sejak saat itu saya mulai menekuni penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai media pembelajaran. Keempat mahasiswa itu sama-sama memiliki proaktivitas, dan inilah yang membuat mereka unggul. Tulisan ini membahas hakikat proaktivitas dan bagaimana sikap tersebut membuat mahasiswa menjadi pribadi unggul.

Oxford Dictionary mendefinisikan kata “proaktif” sebagai ‘tindakan seseorang yang menciptakan atau mengontrol sebuah situasi, tidak sekedar merespon sesuatu yangtelah terjadi’. Sedangkan kamus Merriam-Webster membatasinya sebagai “tindakan mengantisipasi masalah, kebutuhan, atau perubahan yang akan muncul”. Parker, dkk. (2006, h. 636) menyatakan proaktif merupakan “tindakan yang dimulai oleh inisiatif pribadi dan berorientasi kemasa depan yang bertujuan untuk mengubah dan memperbaiki situasi atau diri sendiri”. Kombinasi dari ketiga batasan ini menunjukkan bahwa pribadi yang proaktif merupakan orang yang bertanggungjawab untuk mengatasi masalah, memenuhi kebutuhan, mencapai tujuan, atau mengelola perubahan yang akan datang. Tanggungjawab itu diaktualisasikan melalui inisiatif, antisipasi dan kontrol terhadap masa depan dengan cara membuat perencanaan yang sesuai sehingga masalah, kebutuhan,tujuan, peluang dan perubahan yang akan terjadi dapat diatasi, dipenuhi, dicapai, ditangkap dan dikelola. Jadi, orang yang proaktif ditandai oleh inisiatif, antisipasi pada perubahan, dan orientasi ke masa depan. Selain itu, sikap proaktif merupakan kebalikan dari perilaku reaktif. Jika orang yang proaktif berinisiatif (tidak menunggu perintah atau petunjuk yang eksplisit) dalam membuat perencanaan untuk mengantisipasi masa depan, orang yang reaktif bersikap menunggu dan akan merespon setelah stimulus muncul. Dengan demikian, orang yang reaktif bergantung pada pengaruh eksternal dan lebih berfokus pada hal yang urgen (mendesak), sedangkan orang yang proaktif berorientasi pada hal-hal yang penting dan memilih untuk mengubah suatu situasi atau diri sendiri untuk menciptakan masa depan yang berbeda.

Proaktivitas Donna terungkap melalui tiga pertanyaannya yang saya respon dengan jawaban, “Absolutely yes!” Pertanyaan pertama, “Apakah dimungkinkan menggunakan buku teks lain sebagai suplemen tiga buku teks yang diwajibkan dalam RP?”, menunjukkan pemahamannya yang baik tentang esensi analisis perbandingan dalam pembelajaran. Suatu konsep akan lebih mudah dipahami secara mendalam jika konsep itu disoroti dari berbagai perspektif. Oleh karena itu, mempelajari konsep yang sama dengan membaca berbagai referensi berbeda merupakan strategi yang jitu. Dengan mengajukan pertanyaan ini, Donna berinisiatif untuk memastikan strategi ini dapat dilakukan di sesi-sesi perkuliahan berikut. Pertanyaan kedua, “Untuk menyelesaikan tugas tengah semester, biografi interkultural, apakah dimungkinkan untuk menyoroti pengalaman interkultural orang lain?” dan ketiga, “Apakah makalah akhir semester, Esensi Pemahaman Lintas Budaya dalamPembelajaran Bahasa, bisa ditulis dalam konteks sekolah dasar?” menunjukkan antisipasi Donna untuk menyelesaikan tugas di masa mendatang sebaik mungkin. Penyelesaian tugas tengah dan akhir semester telah dipikirkannya sejak awalsemester. Di akhir semester, Donna memperoleh nilai terbaik di kelas CCU. Bahkan, ketika bertemu dengannya 15 tahun setelah interaksi kami di kelas CCU, Donna sudah menjabat sebagai kepala sekolah. Proaktivitas yang tinggi terbukti membuat seseorang tidak hanya unggul dalam pembelajaran tapi juga di karir.

Proaktivitas Johan dan Tini, peserta kelas Research in ELT, dilandaskan pada pemahaman mereka bahwa penelitian tidak hanya berhubungan dengan konsep tetapi juga keterampilan. Oleh karena itu, selain berdiskusi tentang konsep, terjun langsung dalam penelitian merupakan cara yang jitu untuk menguasai mata kuliah ini. Untuk mewujudkannya, di awal semester,mereka berinisiatif agar terlibat dalam proses penelitian yang sedang saya lakukan. Mereka berargumen, “Jika kami Bapak izinkan terlibat dalam penelitian Bapak, kami dapat mempraktikkan konsep-konsep yang kita pelajari di kelas. Kami siap ditugaskan untuk melakukan aktivitas penelitian apapun dengan bimbingan Bapak”. Berkat keterlibatan mereka, saya sangat terbantu dalam proses penjaringan dan analisis data maupun penulisan draf laporan. Di lain pihak, mereka memiliki pengalaman dalam melakukan berbagai tahapan penelitian, dan pengalaman ini merupakan bekal berharga bagi mereka dalam melakukan penelitian mandiri untuk menulis skripsi di semester berikutnya. Berbeda dengan mahasiswa lain yang harus banyak berkonsultasi dengan dosen pembimbing, Johan dan Tini berhasil melaksanakan penelitian masing-masing tanpa keraguan dan hasilnya sangat memuaskan. Inisiatif mereka untuk terlibat dalam penelitian saya benar-benar merupakan suatu antisipasi yang bagus terhadap pelaksanaan penelitian mandiri. Dan antisipasi itu membuat merekasukses dalam penelitian tersebut.

Keunggulan yang dilandasi oleh proaktivitas terlihat sangat nyata dalam diri Joshua. Keterampilannya menggunakan berbagai fasilitas TIK di internet memampukannya untuk melihat potensi blog sebagai sarana pembelajaran menulis yang efektif. Untuk meyakinkan saya tentang ide ini, dia mendemonstrasikan potensi tersebut, termasuk keuntungan pemanfaatan blog sebagai sarana pembelajaran menulis yang interaktif, paperless dan fleksibel (karena mahasiswa dapat berdiskusi dan menyerahkan tugas kapan saja dan dari mana saja). Penjelasannya membuat saya tertarik dan sepakat untuk berksperimen menggunakan blog sebagai sarana pendukung kelas Scientific Writing.Di satu sisi, eksperimen ini mendorong saya untuk terus menekuni penggunaan TIK sebagai sarana pembelajaran. Di sisi lain, keterampilan menggunakan TIK juga menjadi kebutuhan semua mahasiswa di kelas saya, dan hal ini berdampak sangat positif karena keterampilan tersebut merupakan keharusan bagi tiap individu di era dijital saat ini. Secara khusus, penggunaan blog di kelas Scientific Writing membuat Joshua dapat mengikuti perkuliahan secara lebih efektif. Bahkan, dia memperoleh tantangan dan kesempatan untuk terus mengembangkan keterampilan tersebut. Saat ini, selain berkarir sebagai pendidik, dia telah berhasil mengelola sebuah business online dengan hasil yang cukup memuaskan.

Sebagai pendidik yang berinteraksi dengan banyak mahasiswa, dalam pikiran saya tersimpan kenangan baik tentang banyak mahasiswa. Namun, jika ditanyakan khusus tentang profil mahasiswa yang unggul, keempat mahasiswa tersebut muncul sebagai contoh contoh utama karena proaktivitas mereka. Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar bagi seorang pendidik dibandingkan dengan kenyataan bahwa mahasiswanya berkembang menjadi pribadi yang unggul dan sukses. Pengalaman sayasebagai pendidik selama lebih dari 20 tahun menunjukkan bahwa Inisiatif, antisipasi dan orientasi ke masa depan merupakan landasan utama bagi mahasiswa untuk membangun keunggulan dan kesuksesan. Jika Anda ingin menjadi pribadi unggul dalam perkuliahan dan profesi, bangunlah sikap proaktif! (1 Desember2018)

Referensi

Parker, S. K., Williams, H. M., & Turner, N. (2006). Modeling the antecedents of proactive behavior at work. Journal of Applied Psychology, 91(3), hh. 636–652.

14 Comments

  1. According to me, student obligations in the class are proactive. I think proactive in the class we just need critical thingking, problem solving, discussion making. If we always proactive in the class that is point to us to improve our skills. Many students tend not to be proactive in their class just come sit quietly and hear the lecturer explain. So I really agree with this article.

    Liked by 1 person

  2. Name : Enny Milenia Pasgor
    NIM : 1812150020

    Proactive is the key to be someone was excellent. I very agree with this article because when we proactive we can know everything, we can brave to ask something that we don’t know. Learn to be a good student is learn how to be active person in our class. And we can increase our knowledge if we proactive and brave to give opinion.

    Liked by 1 person

  3. I think if the students active is very important to them. They can improve they knowledge. And the teacher or lecturer will be happy with student who initiatives, anticipation and composing the future are the foundation for students to build excellence and success. so the educator easier to know lack of the student in their knowledge.
    In the past, we use a teacher-centred learning. The educator always most active, but the students is passive in the progress of learning. Because we’re only focus to the teacher and the educator will not know to what students’ abilities

    But now the initiatives, anticipation and composing the future are the foundation for students to build excellence and success. because they can improve they abilities on their knowledge

    Liked by 1 person

  4. In my opinion, we have to be active in every way. So in order for us to be the best, we must try our best under any circumstances, and practice our equal lives as much as possible.

    Liked by 1 person

  5. Name : Lamtiar Br Hutabarat
    NIM : 1812150005

    Proactivity is “a private-initiated and time-oriented action that aims to change and improve itself.
    In my opinion, we as students to become personal The superior we must be Proactive Students in class, campus and organization. so that we as students can become individuals who can solve problems, meet needs, achieve goals, or manage future changes.
    Proactivity What we do in our daily lives in classrooms, campuses, or organizations that can add to our insights and abilities so that we can become proficient and superior students. There is no greater happiness for an educator compared to the fact that he proposed developing into a superior and successful person. therefore, it is important for us to become Proactive students in classes, campuses and organizations.
    my experience during college, I took the initiative myself to be more active in any activities related to my education, and more friendly to my friends in the campus to improve my personality to be better.

    Liked by 1 person

  6. I agree with sir parlin. in my opinion, we have to be active in every way. So in order for us to be the best, we must try our best under any circumstances, and practice our equal lives as much as possible.

    Liked by 1 person

  7. Name : Lamtiar Br Hutabarat
    NIM : 1812150005

    I agree with this article. Proactivity is “a private-initiated and time-oriented action that aims to change and improve itself. In my opinion, we as students to become personal The superior we must be Proactive Students in class, campus and organization. so that we as students can become individuals who can solve problems, meet needs, achieve goals, or manage future changes. Proactivity What we do in our daily lives in classrooms, campuses, or organizations that can add to our insights and abilities so that we can become proficient and superior students. There is no greater happiness for an educator compared to the fact that he proposed developing into a superior and successful person. therefore, it is important for us to become Proactive students in classes, campuses and organizations. my experience during college, I took the initiative myself to be more active in any activities related to my education, and more friendly to my friends in the campus to improve my personality to be better.

    Liked by 1 person

  8. I agree with this opinion, because proactivity shows that we are active in everything and that they dare to ask questions in things they don’t know. And now students are required to be proactive in order to increase their knowledge and not be ashamed to ask questions or express their opinions.

    Liked by 1 person

  9. In my opinion, i very agree with this article about “Proactive”. Proactive is so improtant because proactive is more than just taking the initiative. proactive means being responsible for our own behavior, both in the past, present, and future. Being proactive also means being able to make choices based on the principles and values ​​that apply. someone who is proactive will be able to make wise decisions and be responsible for those decisions, without being affected by moods or circumstances.

    Liked by 1 person

  10. Name : Anatolia Sartika Wago
    Nim : 1812150014

    I verry agree with this article. One of the keys to being a superior person is to be a proactive student that is responsible for himself. For example in group discussions. We must be active in expressing our opinions and ask something that we dont know. In addition, the key to success and excellence in a person lies in how he is able to use time better. Therefore, make the most of our time.

    Liked by 1 person

  11. Name : Anatolia Sartika Wago
    Nim : 1812150014

    I verry agree with this article. One of the keys to being a superior person is to be a proactive student that is responsible for himself. For example in group discussions. We must be active in expressing our opinions and ask something that we dont know. In addition, the key to success and excellence in a person lies in how he is able to use time better. Therefore, make the most of our time.

    Like

  12. Name : Anatolia Sartika Wago
    Nim : 1812150014

    I verry agree with this article. One of the keys to being a superior person is to be a proactive student that is responsible for himself. For example in group discussions.
    We must be active in expressing our opinions and ask something that we dont know. In addition, the key to success and excellence in a person lies in how he is able to use time better. Therefore, make the most of our time.

    Like

  13. Name :Anatolia Sartika Wago
    Nim :1812150014

    I verry agree with this article. One of the keys to being a superior person is to be a proactive student that is responsible for himself. For example in group discussions.
    We must be active in expressing our opinions and ask something that we dont know. In addition, the key to success and excellence in a person lies in how he is able to use time better. Therefore, make the most of our time.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.