LASS: Aplikasi yang Mendukung Pengawasan Pendidikan di Indonesia

Budi Santoso ( 1701040109)

budi25270@gmail.com

IAIN Metro, Lampung

PENDAHULUAN

Pendidikan dapat diumpamakan sebagai pabrik pencetak senjata untuk bersaing dengan negara-negara lain. Pendidikan sebagai tempat meningkatkan intelektual dan membentuk sikap generasi muda. Sehingga menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Menurut KBBI, Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik. Seharusnya, pendidikan di dukung semaksimal mungkin, supaya fungsi dari pendidikan itu sendiri dapat berjalan secara optimal.

Sekarang ini, Indonesia berada di ambang revolusi teknologi yang secara fundamental telah mengubah cara hidup, cara bekerja, dan hubungan orang satu sama lain. Dalam skala, ruang lingkup, dan kompleksitasnya, transformasi yang sedang terjadi akan sangat menentukan masa depan Indonesia. Sebenarnya hal ini akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia apabila mampu memanfaatkannya, karena pada waktu dekat akan menerima bonus demografi, ketika penduduk yang berusaha produktif lebih mendominasi

Dukungan pemerintah dalam hal anggaran untuk kemajuan pendidikan di Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan negara-negara lainnya. Data diambil dari www.kemenkeu.go.id, anggaran pendidikan pada tahun 2015 sebesar 390,1 T, tahun 2016 sebesar 370,4 T, tahun 2017 sebesar 419,8 T,  tahun 2018 444,1 T, dan untuk tahun 2019 sebesar 492,5 T dan itu merupakan 20% dari belanja APBD.  Namun, mirisnya saat ini kualitas pendidikan Indonesia menurut Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2015 berada pada posisi 62 dari 72 negara di dunia. Sehingga hal tersebut menjadi permasalahan tersendiri dalam pengembangan kualitas pendidikan yang tidak berbanding lurus dengan anggaran yang di keluarkan oleh pemerintah untuk pendidikan di Indonesia. Sehingga perlu adanya perbaikan kualitas pendidikan dengan mengembangkan sistem pengawasan yang lebih fleksibel tetapi dapat mencakup seluruh jenjang pendidikan, dari jenjang sekolah dasar sampai tingkat perguruan tinggi.

Era Revolusi Industri 4.0

Industri 4.0  ditandai dengan peningkatan digitalisasi manufaktur yang ditopang oleh empat faktor. Pertama: peningkatan volume data, komputasi, dan konektivitas. Kedua: munculnya analisis, kemampuan, dan kecerdasan bisnis. Ketiga: terjadinya bentuk interaksi baru antara manusia dengan mesin. Kemudian keempat: perbaikan instruksi transfer digital di dunia fisik, seperti robotika dan 3D printing. Revolusi industri 4.0 di tandai dengan di kembangkannya Internet of Things (IOT). Artifical Intelligence (AI), dan Big Data.

Salah satu karakteristik unik dari industri 4.0 adalah artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Salah satu bentuk implementasi artificial intelligence adalah penggunaan robot untuk menggantikan  tenaga manusia sehingga lebih efektif, dan efisien. Teknologi dan pendekatan baru tersebut menggabungkan dunia fisik, digital dan biologi serta fundamental yang akan mengubah pola hidup dan interaksi manusia.

Aplikasi Pendidikan

            Di Indonesia telah banyak bermunculan startup yang mendukung dunia pendidikan dengan berbagai kelebihan masing-masing, misalnya ruang guru, quipper, dan lainnya. Berbagai fitur terdapat di dalam aplikasi tersebut, misalnya fitur vidio pembelajaran, dimana starup tersebut menyediakan layanan video tentang materi yang sedang akan dipelajari untuk setiap jenjang. Bagi pengguna yang memakai aplikasi tersebut dapat memilih vidio yang mereka perluka sesuai paket yang mereka pesan. Materi pelajaran, para pengguna disediakan juga materi, tidak hanya vidio. Namun, sediakan pula dalam bentuk data yang kapan saja dapat dilihat oleh para pengguna. Fitur ruang kelas merupakan layanan learning management system sebagai saranan kelas virtual untuk para guru dan murid. Mereka para pengguna dapat bertanya jawab dengan tutor yang disediakan.

            Untuk tingkat perguruan tinggi, disediakan sistem akademik yang berbagai fitur-fitur terdapat didalamnya untuk mendukung dan mempermudah pengawasan perguruan tinggi tersebut terhadap mahasiswa, ketika mahasiswa atau dosen harus memasukan nomor mahasiswa ataupun dosen dengan kata sandi yang mereka guakan masing-masing. Fitur-fitur yang ada di dalam sistem akademik. Misalnya: Biodata, dalam fitur ini terdapat data tentang mahasiswa ataupun dosen yang harus diisi sesuai jabatan mereka, dari nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon, nama ibu, nama ayah, dan tempat tinggal, yang harus diisi secara rinci oleh setiap pengguna. Daftar Matakuliah, dalam fitur ini terdapat daftar  matakuliah yang harus diambil selama masa perkulihan dari semester pertama sampai mereka lulus. Dan Formulir pendaftaran, yang digunakan ketika akan mendaftar untuk mengikuti seminar proposal, skripsi, yudisium, dan wisuda. Semua sudah terdapat dalam aplikasi sistem akademik.

LASS: Linier Area Supervisi Sistem

            Linier Area Supervisi Sistem (LASS) merupakan sebuah aplikasi yang penulis harapkan dapat diwujudkan untuk mempermudah pengawasan pemerintah terhadap sekolah-sekolah dan perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Aplikasi yang dibentuk berdasarkan perpaduan antara aplikasi serupa ruang guru, quipper, dan sistem akademik. Yang di dalam Linier Area Supervisi Sistem (LASS) ini akan berisi berbagai fitur perpaduan antara aplikasi-aplikasi tersebut. Ketika akan log in atau masuk setiap sekolah atau perguruan tinggi harus menulis terlebih dahulu nomor sekolah atau perguruan tinggi dan kata sandi yang digunakan. Dalam Aplikasi LASS akan di sediakan fitur biodata sekolah atau perguruan tinggi di Indonesia yang harus diisi. Fitur data pegawai, setiap sekolah harus memasukan biodata setiap pekerja pendidikan yang berada di sekolah atau perguruan tinggi tersebut. Fitur siswa, di dalam fitur ini sekolah harus memasukan data berapa jumlah siswa, nama siswa, jenis kelamin dan tempat tanggal lahir.

            Fitur Anggaran Pendidikan, dalam fitur ini sekolah harus memasukan berbagai anggaran yang masuk dan asal anggaran tersebut di dapatkkan, dan anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan apa saja, supaya anggaran pendidikan yang diberikan pemerintah tepat sasaran. Fitur Vidio, fitur ini berisi tentang berbagai vidio tentang kegiatan yang menggunakan dana pendidikan, misalkan pembangunan atau pembelian alat-alat sekolah yang telah rusak dan di perbarui sehingga dapat mencegah oknum tertentu untuk memanipulasi. Fitur Chat, dalam aplikasi LASS ini disediakan fitur chat yang dapat digunakan saling berkomunikasi antara pemerintah dan sekolah, atau masyarakat dan sekolah.

            Aplikasi Linier Area Supervisi Sistem (LASS) ini juga dapat di gunakan oleh masyarakat luas dengan cara mendaftar terlebih dahulu dengan email dan menyediakan kata sandi yang akan di gunakan tetapi masyrakat hanya sebatas dapat melihat data yang telah di upload oleh setiap sekolah dan perguruan tinggi dan melaporkan data ke pada pemerintah apabila data yang di tulis ternyata tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Aplikasi Linier Area Supervisi Sistem (LASS) ini juga dapat di gunakan pemerintah dan masyarakat untuk mengawasi sekolah atau perguruan tinggi tertentu secara linier atau langsung ke sekolah yang ingin di cari.

Di era revolusi industri 4.0 yang dikenal dengan era “Revolusi Digital” kemajuan teknologi membuat internet semakin cepat dan kuat. Dengan demikian, LASS akan semakin mudah dan efektif diaplikasikan.

            Alasan yang membuat penting aplikasi ini dan tidak mustahil dapat diterapkan dan sangat berguna dalam memajukan bidang pendidikan dalam hal pengawasan berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2017 bahwa total pengguna internet di Indonesia berjumlah 143.260.000 orang. Angka tersebut menjadi potensi yang mumpuni untuk mewujudkan terciptanya aplikasi yang berbasih internet di era evolusi industri 4.0. Yang dapat dijadikan sebagai solusi untuk memperbaiki pengawasan di bidang pendidikan. Untuk Indonesi berprestasi dan maju untuk menyambut revolusi industri 4.0.

Daftar Pustaka

Lee, J., Lapira,E,. Bagheri, B., Kaom H., (2013). Recent Advances and Trends in Predictive Manufacturing Systems in Big Data Environment. Manuf. Lett. 1 (1), 38-41

Tjandrawinata, R.R. (2016). Industri 4.0: Revolusi Industri Abad Ini dan Pengaruhnya pada Bidang Kesehatan dan Bioteknologi.Jurnal Medicinus, Vol 29, Nomor 1, Edisi April.

http://visual.kemenkeu.go.id/anggaran-pendidikan-apbn-2019/ (diakses 22 Mei 2019)

https://www.kompasiana.com/frncscnvt/5c1542ec677ffb3b533d6105/pisa-dan-literasi-indonesia (di akses 22 mei 2019)

*Finalis Lomba Menulis Esai Nasional 2019 “Generasi Millenial & Revolusi Industri 4.0

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.