Final Lomba Esai Nasional Tingkat Mahasiswa & SLTA 2019

[Jakarta, EED-UKI] Suasana di Lorong Utara Lantai 2 Kampus UKI Cawang terlihat berbeda sejak pagi pada hari Jumat, 14 Juni 2019. Di depan ruangan Video Conference yang terletak di lorong itu terlihat beberapa mahasiswa mengenakan jaket almamater dengan berbagai warna berbeda. Ternyata mereka adalah finalis Lomba Esai Nasional Tingkat Mahasiswa dan Siswa SLTA 2019 yang diselenggarakan oleh Pendidikan Bahasa Inggris UKI pada hari itu.

Saniago Dakhi, salah satu staff dosen Pendidikan Bahasa Inggris UKI yang memprakarsai lomba ini menjelaskan, “Menulis melibatkan dan mengembangkan berbagai keterampilan penting, seperti berpikir kritis dan kreatif, berkomunikasi, berinisiatif, serta literasi informasi. Lomba ini adalah salah satu upaya untuk mendorong generasi milenial Indonesia mengembangkan keterampilan-keterampilan tersebut. Selain itu, untuk mendorong peserta mengembangkan wawasan tentang Revolusi Industri 4.0, lomba ini diberi tema Generasi Millennial dan Revolusi Industri 4.0.”

,”Lomba ini sebenarnya dirancang sebagai salah satu acara menyambut Hari Kebangkitan Nasional. Acara final ini tadinya direncanakan berdekatan dengan tanggal 20 Mei 2019. Namun, karena beberapa kondisi, khususnya menjelang libur Lebaran, pelaksanaannya ditetapkan hari ini’, papar Asri Purnamasari, salah seorang dosen Pendidikan Bahasa Inggris UKI yang dipercaya menjadi ketua pelaksana dalam kata sambutannya. “Panitia memberikan waktu 6 bulan kepada mahasiswa dan siswa SLTA di seluruh Nusantara untuk mengirimkan tulisan. Untuk kategori mahasiswa, kami menerima 39 tulisan dari berbagai perguruan tinggi, untuk kategori SLTA kami menerima 8 tulisan. Sesuai dengan ketentuan yang telah diteapkan, Berdasarkan penilaian 3 orang juri, panitia menetapkan 10 tulisan terbaik sebagai finalis. Menurut penilaian juri, 5 dari tulisan di tingkat SLTA belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Oleh karena itu, hanya 3 siswa dengan tulisan yang memenuhi syarat yang ditetapkan sebagai finalis dan diundang hari ini,” imbuh Asri.

Terdapat dua finalis tingkat mahasiswa yang berhalangan diberi kesempatan mempresentasikan karya masing masing secara online. Yang pertama tidak bisa hadir karena sedang mengikuti lomba lain di Tokyo, Jepang, dan yang seorang lagi sedang melaksanakan tugas di kampusnya yang tidak bisa ditinggalkan. Karena acara final ini dikombinasikan dengan Seminar nasional dengan tema yang sama, yang menghadirkan Parlindungan Pardede, M.Hum. dan Dr. Abraham Simatupang, MKM sebagai narasumber, acara berlangsung sejak pukul 09:00 hingga 17;30.

Adapun pemenang lomba penulisan esai ini adalah sebagai berikut (Karya tulis para pemenang dapat diakses dengan mengklik nama masing-masing):

Kategori Mahasiswa

  1. Bagja Riyanto (Universitas negeri Semarang)
  2. Miftakhul Iwan (Universitas negeri Semarang)
  3. Budi Santoso (IAIN Metro)
  4. Anton Agus Pratomo (Institut Teknologi Bandung)
  5. Muhammad Yusril Marom (Universitas negeri Surabaya)

Kategori Siswa SLTA

  1. Arif Muhammad Iqbal (MAN Tasikmalaya)
  2. Rendi Saeful Fatah (MAN Tasikmalaya)
  3. Tesa Adila Giani Buffon (MAN 2 Ponorogo)

Selamat kepada para pemenang!

17 Juni 2019

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.